Tadi baru aja ditelpon ama notaris Rajasa bahwa harus ada “pelicin” lagi buat ngurus surat pengukuhan PKP (Perusahaan Kena Pajak). Gw cuman bisa geleng2 deh..
Perjalanan untuk menjadi perusahaan legit tu kayaknya susah banget ya. Coba de kita runut kronologis pembuatan PT. Rajasa Grafika. Dimulai dari bulan Oktober kami membentuk PT. Rajasa Grafika, berhubung pake notaris jadi kita ga sibuk-sibuk amat. Sebulan kemudian keluarlah NPWP tapi SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan) dan Akta perusahaan belum dikeluarkan. Lucunya, dengan keluarnya NPWP tersebut, perusahaan wajib bayar pajak, tapi blm diakui ada.. Aneh..
2 Bulan kemudian gw menerima surat bahwa tanda tangan gw ga mirip sama surat2 lain yang ada, jadi terpaksa bikin surat pernyataan bahwa tanda tangan itu benar tanda tangan gw, dan surat pernyataan tersebut pake tanda tangan gw juga.. ya su lah mo gmana lagi.
5 bulan kemudian akhirnya SIUP dan Akta keluar juga. Sialnya, keluarnya maret awal dan maret akhir adalah akhir periode pajak. Akhirnya kami harus bikin surat pernyataan bahwa kami tidak beroperasi sampai Januari kemarin (gw si pengennya sampe maret, tapi lupa knapa ga bisa). Jadi sampe minggu kemarin masih sibuk pusing ngurusin pajak yang terjadi sebelum adanya SIUP dan Akta.
Setelah itu, kami mengurus Surat Pengukuhan PKP (Perusahaan Kena Pajak), kenapa perlu diurus? well, big companies suka ga mau kalo ga ada surat ini dan client gw yang satu ini cukup bawel mengenai ini. Pengurusan surat ini harusnya hanya memakan waktu 2 hari. Tapi ini sudah hari ke 7 dan masih belum ada kabar juga. Dan tadi (seperti yang telah disebutkan diatas) tiba-tiba ditelpon notaris bilang orangnya minta 1jt kalo mo diurusin (minta as in minta, ga pake nyindir ato indirect..). +sigh+
Baru-baru ini gw menghadiri seminar entrepreneurship yang diadakan oleh Pak Ci (Ciputra Group) di Don Bosco Pondok Indah. Dia bilang bahwa dibutuhkan setidaknya 2% dari populasi negara agar suatu negara bisa tercukupi secara ekonomi. Dan entrepreneurs adalah kunci dari perekonomian negara dan dengan entrepreneurs-lah Indonesia akan maju.
It took me 6 months to even get a legit papers dan ngurus pajak. Not to mention problema dalam bisnis itu sendiri yang seharusnya lebih pantas untuk dipikirkan.
Kalo Indonesia mau berubah, mungkin sebaiknya dimulai dari orang pajak.








April 2nd, 2007 at 2:21 pm
gw pernah baca di KOMPAS ntah kapan, udah agak lama kaya’nya.. waktu itu pernah ada perbandingan waktu yang dibutuhkan untuk memulai sebuah usaha secara legit di beberapa negara.. and guess what ?? Indonesia itu jauh lebih lama dibandingin negara-negara lain..
April 2nd, 2007 at 6:46 pm
151 hari kerja lebih tepatnya kalo di Indonesia, bandingkan dengan Australia yang cukup 2 hari, kata temen gw di singapura hanya 24 jam.
Memang susah hidup di negara penuh paradox seperti ini.
July 27th, 2007 at 6:18 pm
tulisan pengalaman seperti ini yg mudah2an bisa menyentil para pejabat yang membacanya
July 27th, 2007 at 6:23 pm
Ahaha, andaikan semua pejabat sekarang Internet Literate atau minimal have the smallest decency of will to investigate why we’re just going around and around…
August 10th, 2007 at 4:51 pm
Kalau susahnya sendiri, seberapa susah sih?
Mungkin dari pengalamanan mas, bisa diresume tips-tips nya.
August 13th, 2007 at 7:56 am
Hm.. harusnya si dah ketauan la kira2 dari cerita diatas
Heheh, ga mau nerusin komplain ah.. Ga bakal berubah jg keadaan di sini. Ntar bisa2 diciduk lagi