Dec 29
  • Jogging for about 30 minutes, 15 menit ga boleh berenti lari
  • 25 Push-ups
  • 25 Sit Ups
  • 50 right Bicep Barbel training
  • 100 left Bicep Barbel training

I guess that should give me a good start. I don’t wanna be to hard on myself at first (dan juga ga punya waktu sebanyak itu buat ke gym), but i’m planning to increase the pace after 2-3 weeks. Soalnya dari pengalaman si awalnya mo sok2 langsung banyak, trus berenti ditengah jalan wakakka. Pengen gw jadiin habit untuk dilakukan setiap pagi. Selain work out juga pengen mengatur pola makan, as in no midnight snacks, afternoon snacks, after morning snacks.. well basically less snacks and fries.

Harapan gw si dalam 4-6 months, gw bisa turun 10-15 kilograms. Wishful thinking ga? Ni gw bikin work out plan tanpa melihat sumber2 yang pasti si, jadi kl ada saran2 yang konstruktif akan sangat gw hargai.

written by Kuy

Dec 26

Kmaren ada salah satu klien gw yang dibilangin ma temennya this words:

“Kok mau si dibikinin website pake Joomla? kan semua orang juga bisa bikin pake itu!”

Hm.. mari kita analisa dengan seksama, apakah kata2 yang dilontarkan itu salah? Tidak kok, semua orang memang bisa membuat website dengan menggunakan Joomla, tinggal belajar dikit langsung jalan de. Banyak kok temen2 gw dengan usaha dikit langsung bisa, tapi apakah itu menjamin kalo websitenya bagus secara design? gampang digunakan? aman? terurus dan tetap ter-update (security-wise)? Enggak kan?

Gw cuman mo bilang kl gw tu ga jualan Joomla! Joomla ya Joomla, which is a very very good product btw. Yang gw jual tu service, I help you design, develop, deploy, and maintain a website using Joomla as a Content Management System. Sama aja dengan tukang cukur coba, tukang cukur ga jual rambut ama gunting, dia jual jasa cukur! Kayak kurir, dia ga jualan dokumennya, dia jual jasa antar. Sama kayak gw, gw jual jasa bikin website ama hosting! Bukan jualan Joomla..

There’s a same post in the Rajasa blog, tapi dengan bahasa yang lebih sopan ehehehe.

Selling my w550
Sejak ngeliat iklan 3G dari telkomsel yang langganan 99rb sebulan dapet gratis 250mb buat internet, gw jadi makin tergoda buat ngejajal 3G ni. Lumayan murah laa itu buat ngecek2 imel, download updates, deploy situs, revisi2 dikit, ama ngemail dengan attachment yang cukup gede (Considering ngitung MBnya ga curang kayak speedy yah ehehehe). Dan rumornya lagi si katanya cepet. Hm.. makin menggoda.

Jadinya gw mo jual dulu de w550 gw seharga 1,7jt. Kl berminat ya hubungi gw aja langsung. Gw ga in the rush juga si, masih melihat2 dan meraba2 (ya kali2 aja service EVDOnya esia pas keluar ok gituh ehehe) so I’m willing to wait for a good bid.

Loosing My Weight
gw 87kg!! turun 2kg dalam semingguan, ya mayan la considering cuman bermodalkan kurang gizi dan kebanyakan stress ehehehe. Pengen lari pagi niiii, tapi motivasi kurang huhuhuh

written by Kuy

Dec 16

haree genee dial-up! well, yeah.. koneksi internet gw sekarang cuman terbatas ke dial-up. Slow connection (walau ternyata lebih cepat dari cable connection-nya ndari wuekeke), kl lama2 jadi mahal, ya old skool banget dah, but that’s all I have.

I’ve been trying to replace it for ages, but nothing comes close to a good reliable service because nothing goes here! sebel.. gw udah telpon netzap, bignet, diginet dan semuanya ga ada coveragenya disini. “Wah pak, coba 3 km lagi ke arah gading, dapet de”. Lo kira rumah gw tinggal digeser! bleh..

Jadi sampe sekarang masih terus mengandalkan dial-up dan masih terus membengkakkan tagihan telpon bulanan.. +sigh+ ada saran lain? (no speedy please…)

Aside from the lousy internet, comes a lousy week where I at most times this week.. well.. i really needed the internet but avail to have it. Jadi gmana? so I drove all the way to Depok to get a free fast internet and guess what? it also suck there.. it’s also slow and also unreliable.. what is it with the internet these days..

It’s been a tough week..

The only thing that’s uplifting this week is the fact that there’s gonna be a new car! finally dad decided to get rid of the Karimun, and bought a new Avanza! wuekekeke, syeneng2.. The nite before (which is friday), my parents are “discussing it with the family” where in my family’s case, it’s only one direction away.. But I don’t really care ehehehe.

It’s not that I hate the Karimun, I mean it’s been with me for quite some time and places, but I prefer an Avanza. I would much prefer a Yaris, but then again.. we fail to discuss that in the “discussion”.

written by Kuy

Dec 15

Beberapa hari yang lalu gw sempet denger iklan yang kocak banget di radio tentang kebebasan berbicara. Ceritanya tu jadi ada bawahan yang dipanggil oleh atasannya untuk mengutarakan uneg2nya tanpa disensor karena bawahan tersebut ingin mengundurkan diri, trus kocaknya lagi, pas lagi ngomong disensor dengan peep peep gt (itu bunyinya maxudnya) sampe 3 kali, trus dia nanya: “Lho.. katanya bebas bicara”.

Trus gw sebenernya bingung sebenernya itu iklan apa wakakak.

Well anyway, I believe in the freedom of speech, bahwa semua orang berhak untuk mengutarakan pendapatnya dengan cara yang sehat dan sesuai aturan. Seperti misalkan demo (demo juga kan a form of speech) atau yang simple aja la kayak nulis di blog ini. Yang gw ga suka adalah ketika sudah mulai destruktif dan menjurus ke SARA yang bersifat negatif. Tapi yah, berhubung semuanya relatif jadi agak2 susah juga si ngukurnya..

Moreover, karena pendapat itu bisa datang dari berbagai macam orang, maka pasti penanggapan orang juga pastinya bisa sangat berbeda, bahkan bertolak belakang walaupun membahas masalah yang sama. Which would cause problems like misunderstanding and conflict of interest.

Mengingat dan menimbang kalo pendapat tu kadang tidak bisa dinilai benar atau salah (especially when discussing something undone, like your future) maka kesalahpahaman bisa melenceng menjadi sangat jauh, apalagi kalo keseringan berasumsi. Just remember one thing, Opinion is not a Fact! karena opini itu relatif, fakta itu absolut (kecuali faktanya salah ehehehe).

Dari kesalahpahaman seperti itu, timbullah konflik, dan bisa aja kemungkinan jadi panjang, banyak yang sakit hati, banyak yang dirugikan, dikit yang diuntungkan.. But hey! that’s life. Makanya kalo kata Pak Stef si, jangan asumsi dan jangan sok tau, so we could at least minimize the damage of communication.

So as I have said in the above, I believe in the freedom of speech. Kalo pendapat gw tidak disukai ya bukan berarti kalo gw salah, dan kalo gw ga suka pendapat orang juga bukan berarti gw bener. Tapi kalo misalkan ada yang tidak suka pendapat gw trus memaksakan pendapatnya sendiri ke gw padahal itu bertentangan, nah! itu baru salah!

PS:
Orang pintar akan membalas argumen dengan argumen lain bila pendapatnya digugat
Orang bodoh akan marah2 dan bertindak kasar…

This goes for all bikers yang kl nyerempet ato tabrakan cuman bisa marah2 dan bilang: “Ini kan Jakarta Bung!”. Bleh…

My Weight
89 kg… damn… gabungan dari susu, stress dan kentang goreng… not good…

written by Kuy

Dec 10

Akhir2 ini kerjaan gw tu kok kayaknya buanyakkk banget yak, jujur aja tingkat stress gw sangat meningkat selama 2 bulan ini dan rasanya kok kepala mo meledakkk mulu. Tentu saja gw ga mau dong terus2an merasa seperti ini, so I did a few analyzing myself untuk mengetahui sebenernya akar dari stress itu apa, dan bagaimana cara menguranginya.

Mari kita mulai dari jumlah kerjaan. Well.. banyak si kerjaan gw, tapi semua orang juga kerjaannya banyak, dan mengurangi jumlah pekerjaan bukanlah pilihan yang bisa gw ambil. Trus gmana kalau waktu pengerjaan, hm.. i usually work 4 hours a day, so i don’t think that’s the problem considering most people work 8 hours a day. Jadi apa dong?

Hm.. trus gw mikir2 lagi, gw stress karena mikirin kerjaan mulu. Nah, kenapa gw pikirin? karena blm selesai! Dan gw malah nerusin Final Fantasy 12 (yang dmana sampe sekarang blm tamat2). Ehehe, nah karena gw ga nyelesain kerjaan gw, jadinya gw mikirin terus, jadinya stress de.. Jadi, solusinya? Ya dikerjain lah kerjaannya…

And so i discovered bahwa postponing your work bisa menyebabkan kadar stress yang lebih dibandingkan tidak menunda2 pekerjaan. So start workin right away!!

written by Kuy

Dec 06

Hayo2 kira2 sapa yang menang? tebakan gw si mereka hidup berdampingan side by side. Tapi bukan itu yang pengen gw bahas, Yang gw pengen bahas adalah knapa Flash Player 9 itu besarnya 1,3 MB??!!!. Dulu si masih imut cuman sekitar 300-400kb, kok sekarang membengkak sekali yah.

Payah ni.. no wonder people are going to Ajax…

written by Kuy

Dec 02

Kambing Hitam

Jadi orang dewasa jaman sekarang tu enak yah, kalo anaknya kecelakaan dan luka atau bahkan tewas, mereka langsung nyalahin suatu acara TV yang menayangkan kekerasan. Padahal acara itu dimulai jam 10 malam, sudah diberikan keterangan bahwa itu berbahaya, dan semua (orang dewasa) juga tau kalo itu boongan. Nah, trus jadi yang salah siapa ni sebenernya?

Coba kita liat secara kepala dingin de, acara Smack Down dan semacamnya tu udah ada sejak jaman gw SD dulu (jaman hulk hogan masih muda gitu dee), yes we copy it once in a while an accidents do happens (tapi ga parah si) dan orang tua kami langsung memperingati kami untuk tidak menontonnya dan semacamnya lagi, memberi pengarahan langsung (sebenernya lebih kearah nakut2in si) dan akhirnya nemenin kita nonton, dan akhirnya beli TV yang bisa ada black listing wakakaka.

Eniwei, di jaman itu kok kayaknya ga seheboh sekarang ya? Apa orang tua dulu lebih pinter dari sekarang? Ato anak2nya yang makin lama makin pinter? Maybe coz nobody dies back then, mungkin ada, tapi gw ga tau. My point is that ini tu bukan masalah baru, dari jaman kuda blm pake sepatu pun udah ada gitu, dan tanggung jawab dari semua orang (baca: SEMUA ORANG) dan paling terutama si ORANG TUA untuk memberi bimbingan dan arahan ke anak2nya masing2.

Cuman orang tua sekarang kayaknya ga mau susah, they just blame it on sumthin else, they always blame it on sumthin else. Guess they can’t bear to admit that they also have a responsibillity in this.. Trus sekarang tu acara ga ditayangin lagi, trus apa mereka (orang tua) bakal jadi lebih bertanggung jawab? Bakal lebih perhatian ma anak masing2? Ga yakin siii, I can only hope.

Don’t blame the media, blame the one who uses it

Realita

So, what’s next? Gw jadi pengen tau si kelanjutan dari kemanjaan orang tua ni bakal kemana. Masih banyak soalnya yang mereka bisa serang. Kayak misalkan internet! salahin aja tu internet karena anak2 mereka bisa donlot bokep seenaknya, padahal gampang sekali buat black listing situs, atau bahkan white listing aja sekalian. Trus apa lagi ya… acara gosip! karena itu kan ngabisin waktu tu buat anak2 jadi ga bisa belajar, eh tapi nanti ibu2 ga ada tontonan lagi. Kalo sekolah gmana? Kalo anak kalian bodo, kalian salahin aja sekolahnya.. gampang kannn?

The reality is, input di dunia itu banyak sekali dan kita musti pinter2 memilah apa yang baik dan apa yang buruk. Kalo untuk pemilahan diserahkan ke anak yang umurnya aja belum genap 10 taun, ya hasilnya bisa kelihatan laa. Cuman ya itu tadi, kalo cuman pengen gampangnya doang, ya mending ga usah punya anak dee.. it’s better that way.

Cinta

Cinta itu.. ribet… (ga, ini ga ada hubungannya ama yang diatas…).

written by Kuy