5 tips bisnis yang bisa kamu pelajari dari film War Dogs

Saya belajar bisnis lebih banyak tentang bisnis dari film-film yang saya tonton selama ini, jauh lebih banyak dari yang saya pelajari di sekolah. Tidak hanya dari film yang bertema bisnis seperti Wolf of Wallstreet, Social Network, dan Glengarry Glen Ross tapi juga dari film komedi seperti War Dogs.

Bagi yang belum tahu, War Dogs bercerita tentang 2 anak muda awal 20an yang berjualan senjata ke pemerintah AS. Terdengar absurd memang, tapi di dunia startup digital, tidak aneh rasanya ada 2 anak muda yang berbisnis sampai menghasilkan jutaan dollar. Kamu bisa tonton trailernya dibawah.

Suasana Wolf of Wallstreet sangat kental di film ini. Mungkin karena Jonah Hill juga berperan disini juga. Tentunya bagi yang belum menonton, sebaiknya tidak membaca ini kalau tidak mau kena spoiler. Bagi yang sudah, mari kita analisa. Ini 5 tips bisnis yang bisa kamu ambil dari film War Dogs.

1. Hitam diatas putih itu penting!

Di film ini, karakter Jonah Hill mengkhianati pamannya dan setelah itu juga mengkhianati partner-partner bisnisnya. Semua itu karena uang. Teman ya teman, bisnis ya bisnis, jangan dicampuradukkan. Uang itu mengubah karakter orang, atau mungkin mengeluarkan karakter asli dari orang tersebut.

Apapun penyebabnya, kontrak itu penting. Sebelum memulai apa-apa, siapkan selalu dokumen hitam diatas putih, legalisasikan dan simpan dengan baik di tempat yang partner kamu tidak ketahui. Banyak orang tertipu bukan oleh orang asing, tapi oleh teman sendiri.

2. Lakukan hal yang kamu benci

Pada awal memulai bisnis, mereka fokus di belakang meja. Tidak berhubungan dengan pembeli dan penjual. Ini taktik yang bagus sekali untuk memulai. Istilahnya bisnis affiliate, mendapatkan komisi dengan berjualan barang orang dengan menjadi penengah. Jadi tidak perlu produksi barang dan bisa berjualan secara online tanpa melihat dan menyentuh barang yang dijual maupun klien yang dijualkan.

Related:  Knowing when to quit...

Tapi sejalannya dengan waktu, ujung-ujungnya mereka terpaksa juga untuk turun ke lapangan. Naif mungkin rasanya bila ingin terus berlanjut untuk bersembunyi di belakang meja. Ketemu pembeli dan penjual itu cukup penting untuk mendapatkan masukan secara langsung dan membangun bisnis kamu lebih baik.

Terjun ke lapangan di War Dogs berarti mentransportasikan 5000 senjata genggam dari Jordania ke Iraq dengan truk sambil dikejar-kejar teroris. Seru yak terjun ke lapangan.

3. Kolaborasi dengan pemain besar

Perusahaan perdagangan senjata mereka itu adalah perusahaan kecil, dan akan tetap kecil bila mereka tidak mengambil resiko. Oleh karena itu mereka mengambil kesempatan saat ada tender untuk mensuplai 100,000 peluru AK-47 ke pemerintah Amerika yang bernilai $300,000,000. Itu adalah uang yang sangat banyak, tapi tentunya proyek sebesar ini membutuhkan resource yang sangat besar. Maka dari itu mereka berkolaborasi dengan Henry Girard, pemain lama yang sudah biasa mengatasi pesanan sebesar ini. Tapi Henry tidak boleh berdagang ke pemerintah Amerika jadi perusahaan kecil mereka bisa memberikan value juga ke Henry.

Kolaborasi dengan pemain besar itu penting. Dengan kolaborasi kalian bisa mengambil kesempatan jauh lebih besar ketimbang mengerjakannya sendiri. Pintu yang terbuka menjadi lebih lebar, asalkan kalian bisa berikan value yang menarik untuk si pemain besar ini tentunya.

4. Go The Distance

Ketika perdagangan bisnis senjata mereka menyentuh pasar global, mereka harus sourcing senjata dari berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah Albania yang membutuhkan 3 kali penerbangan dan memakan waktu 30 jam. Mereka lakukan ini semua atas informasi dari Henry Girard. Tau saja kan percuma kalau tidak dijalankan.

Mereka go the distance, cek barangnya sendiri dan akhirnya mendapatkan keuntungan harga paling murah dari semua kompetitor. Tapi ya sayangnya mereka terlalu cepat puas sehingga tidak mengecek bahwa semua barang tersebut ternyata barang cina!

Related:  Stop Multitasking and Start Focusing

Jadilah mereka harus bayar orang untuk mempaketkan ulang semua barang tersebut agar tidak ketauan kalau itu barang cina. Tentunya ini ilegal, tapi dengan mempaketkan ulang mereka jadi hemat ongkos kirim jutaan dolar. Going the distance helps, tapi ya jangan ditiru bagian ilegalnya.

5. Pay your man

Tentunya dengan semua kegiatan ilegal yang mereka lakukan, akhirnya tertangkap juga. Ya biar bener gitu filmnya! Tapi yang penting bukan masalah ketangkepnya tapi kenapa tertangkap? Karena mereka tidak mau membayar orang yang mempaketkan ulang semua senjata tersebut. Padahal hanya $100,000 dibanding $30,000,000 yang mereka mungkin dapatkan dari transaksi besar ini. Lucu ya, tapi ya itu yang terjadi kalau orang ga dibayar, mereka akan marah dan akan melakukan sesuatu untuk menjatuhkan kamu. Paling jeleknya ya menjatuhkan reputasi dan susah untuk kamu bisa bekerja dengan orang lain lagi.

Itu 5 tips bisnis yang saya dapatkan dari nonton War Dogs. Ada yang saya lewatkan? Coba komen di bawah kalau ada poin lain yang menarik :D

Related Posts:

 

Aria Rajasa

Aria Rajasa Masna is a passionate businessman with an knack for design, casual fashion and also digital industry. Currently positioned as the head honcho of tees.co.id and swagshop.co. Doing his best challenging the impossible on the daily basis.

 
badge
%d bloggers like this: